Jumat, 16 Desember 2016

Membaca Diskursus Post-Feminisme

Nama Jurnal : Komunitas 2 (2) (2010)
Judul Jurnal  : Membaca Diskursus Post-Feminisme melalui Novel Perempuan di Titik Nol 
Penulis          : Kuncoro Bayu Prasetyo
Isi                  :
Novel karya Nawal El Saadawi dikatakan menjadi satu representasi dimana gerakan post-feminisme melakukan pertarungan wacana dalam melawan hegemoni (kontra hegemoni) dan opresi atau penindasan ideologi patriarki. Ide – ide yang diusung dalam berbagai wacana posfeminisme adalah mengenai perlawanan terhadap ketidakadilan dan tekanan – tekanan yang dialami perempuan baik oleh kultur maupun struktur sosial yang ada. Wacana – wacana inilah yang akan terus dikembangkan dalam gerakan feminis post-modern sehingga pada akhirnya diharapkan bergerak menjadi suatu regime of truth yang benar – benar dapat membebaskan perempuan sebagai dirinya sendiri, lepas dari kungkungan struktur – struktur yang akan membelenggu kedirian perempuan itu sendiri.


0 komentar:

Posting Komentar

 
;